Di sini saya hanya menerangkan garis besarnya saja. Apabila ingin tahu lebih lanjut bisa mengakses site resmi PSB ITB di atas. Tanya jawab, konsultasi, dan bantuan tentang seluk-beluk tes, pendaftaran, dan jurusan, bisa langsung melalui saya (Dio Efka Ryanda) di Facebook maupun di nomor 081359727797. Bila ingin sharing dengan para calon maba dari seluruh Indonesia bisa melalui
www.spmb-lover.com (subForum ITB) dan silakan membuat postingan di sana.
Perlu diketahui, sebagai seorang maba kalian akan masuk ke Fakultas (rumpun jurusan) terlebih dahulu. Setelah melewati Tahap Persiapan Bersama (TPB) selama 1 tahun, kalian baru dijuruskan ke jurusan keinginan kalian berdasar minat, jumlah peminat, dan indeks prestasi.
PSB ITB 10/11 ada 3 jalur, yaitu:
1. USM (PMBP) Daerah
2. PMBP Terpusat
3. SNMPTN
ITB TIDAK MENGADAKAN SELEKSI LAIN SELAIN JALUR DI ATAS.
Sekarang saya coba jelaskan sedikit rinciannya:
1. PMBP Daerah
Pendaftaran : 8 Desember 2009 - 29 Januari 2010
Pendaftaran dilakukan dengan sistem Online dengan biaya Rp 850.000,00
Pelaksanaan tes (area Jawa Timur) di Surabaya tanggal 27-28 Maret 2010
Biaya masuk minimal:
-Non SBM : 55juta rupiah
-Ada SBM : 80 juta rupiah
2. PMBP Terpusat
Pendaftaran : Sekitar akhir April - Pertangahan Mei 2010
Pelaksanaan tes di Bandung tanggal 29-30 Mei 2010
Biaya masuk minimal:
-Non SBM : 25juta rupiah
-Ada SBM : 80 juta rupiah
-FSRD saja : 15juta rupiah
-Yang udah ikut PMBP Daerah, Biaya Masuk minimal harus sama dengan yg ditulis saat PMBP Daerah.
3. SNMPTN
Pelaksanaan : Awal Juli 2010
Biaya masuk : Bebas
Biaya Pendidikan per semester (sama untuk semua jalur):
- Untuk non SBM :
Biaya pokok Rp 1.750.000
Per SKS Rp 150.000 (tiap semester biasanya sekitar 20 SKS)
-Untuk SBM:
Biaya pokok Rp 1.750.000
Per SKS Rp 750.000
Di ITB banyak sekali beasiswa dan biasanya beasiswa itu peminatnya sedikit (dibanding jumlah beasiswa yang tersedia). ITB tidak akan men-DO mahasiswa karena masalah beasiswa. Ada tim pengawas yang siap membela mahasiswa.
Daftar Fakultas di ITB:
1. FTTM (Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan)
- Tek Perminyakan
-Tek Pertambangan
-Tek Geofisika
-Tek Metalurgi
2. STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika)
-Tek Elektro
-Tek Informatika
-Tek Telekomunikasi
-Tek Power Listrik
-Sistem Informasi
3. FTI (Fakultas Teknologi Industri)
-Tek Kimia
-Tek Industri
-Tek Fisika
4. SAPPK (Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan)
-Arsitektur
-Planologi (Tata Kota)
5. FTMD (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara)
-Tek Mesin
-Tek Dirgantara (Penerbangan)
-Tek Material
6. SF (Sekolah Farmasi)
-Sains dan teknologi Farmasi
-Farmasi klinik dan Komunitas
7. SITH (Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati)
-Biologi
-Mikrobiologi
8. FTSL (Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan)
-Tek Sipil
-Tek Lingkungan
-Tek Kelautan
9. FITB (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian)
-Tek Geologi
-Tek Geodesi
-Meteorologi
-Oseanografi
10. FMIPA (Fakultas Matematika dan IPA)
-Matematika
-Fisika
-Astronomi
-Kimia
11. FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain), tidak ditawarkan di SNMPTN
-Seni Rupa
-Kriya
-Desain Interior
-Desain Komunikasi VIsual
-Desain Produk
12. SBM (Sekolah Bisnis Manajemen), tidak ditawarkan di SNMPTN
-Manajemen
Pedoman pemilihan jurusan:
-Pilih sesuai minat dan keinginan kamu (beserta dukungan ortu tentunya)
-Perhatikan tingkat kesulitan relatif dan banyaknya peminat fakultas yang kamu tuju, lalu silakan ukur sendiri dan bandingkan dengan kemampuan kamu (jangan terlalu minder dan jangan terlalu minder!!)
-Perhatikan jurusan-jurusan yang ada dalam rumpun itu
Pedoman pemilihan jalur masuk:
-Banyak yang mengatakan (termasuk rektorat ITB) bahwa jalur SNMPTN lebih mudah daripada USM. Banyak anak yang gagal di USM, namun bisa masuk pilihan pertama di SNMPTN. Ada juga yang masuk USM, namun karena ingin jalur yang lebih murah dia mencoba lewat SNMPTN dan masuk (taks edikit pula yg gagal). Namun, di sini harus diperhatikan bahwa SNMPTN adalah jalur terakhir (yang kalo gagal resikonya kalian mengulang tahun depan jika pengen ke ITB). Jadi kalo memang ada masalah biaya atau sudah mendapat pegangan (universitas lain), jalur ini bisa dicoba.
-USM Daerah dan Pusat pada dasarnya sama saja. Jangan hanya melihat besarnya uang masuk. Memang USM Daerah 2X lebih mahal daripada USM Pusat, namun perlu diperhitungkan juga bahwa pelaksanaan dan pengumuman USM Daerah jauh lebih awal (sekitar awal April pengumuman), jadi usai Unas kalian sudah bisa beristirahat dan menyiapkan segala kebutuhan seperti mencari kos, dan sebagainya.
-USM Pusat memang lebih murah, namun di sini kalian perlu perhitungkan bahwa pelaksanaan dan pengumuman USM Pusat (tengah Juni) mepet dengan SNMPTN. Jadi, mau tidak mau kalian harus mengeluarkan banyak uang untuk mengikuti intensif SNMPTN dan kursus-kursus lainnya. Belum lagi faktor mental yang semakin mendekati SNMPTN akan semakin terasa deg-degannya.
Saran dari saya:
- Jika memang terkendala masalah biaya, bisa lewat jalur SNMPTN. Jika punya biaya, namun terbatas dan sayang dikeluarkan, bisa lewat USM Terpusat. Dan bagi yang tidak mau resiko, saya sarankan mencoba lewat USM Daerah.
- Mengapa USM Daerah saya utamakan? Karena di sini benar-benar diambil berdasarkan kemampuan kalian. Kalo USM Pusat, kalian akan mendapat saingan ketat dari anak-anak yang pernah ikut USM Daerah dan gagal. Namun, jika dilihat dari nilai terendah yang masuk, nilai terendah USM Daerah lebih tinggi daripada nilai terendah USM Terpusat (sumber : tingkat kesulitan relatif di usm.itb.ac.id)
Sekian dulu garis besar penjelasan dari saya. Karena jumlah tag yang terbatas dan jumlah anak yang saya kenal (yang pengen ITB) juga terbatas, harap melapor bila ada temannya yang ingin di-tag. Kalian juga saya bisa mencetak dan menyebarluaskan notes ini (tanpa mengganti isi) dengan perizinan dari saya. Harap informasi ini disebarkan ke teman-teman kalian yang berminat melanjutkan pendidikan di Institut terbaik Indonesia ini. Terima kasih..
Copyright by Dio Efka Ryanda FTTM'09