Selasa, 18 November 2008

Tiada Yang Sempurna

Semua usaha dan tenaga yang tercurah ternyata masih belum menemui hasil maksimal. . Saat panjatan doa belum juga membawa kita ke puncak jaya.. Saat tangisan langit iringi kegagalan nyata.. Apaan sie?? Apalagi kalo bukan National Logic Competition (NLC) yang hari Minggu kemarin memasuki babak perempatfinal-final.

Dengan berbekal waktu 1 minggu sejak seleksi (yang hasilnya sangat mengejutkan dan menggembirakan saya), tim kami melakukan berbagai macam persiapan. Saya, selaku yang bertanggung jawab dalam persiapan tim, mencoba mencari info tentang NLC tahun-tahun sebelumnya. Setelah nyari sana sini, akhirnya saya temukan beberapa data bahwa materi soal untuk semifinal dan final NLC sebagian besar adalah gaming (permainan). Saya pun langsung borong buku-buku tebak-tebakan konyol (oleh teman saya malah dikatain bukunya anak TK :O :O :O ) dan mencoba melatih kreativitas berpikir tim kami. Malah kalo di kelas anak-anak juga sering ikut main tebak-tebakan yang ujung-ujungnya nyuekin si guru yang lagi ngajar. :p :p :p

Dan saat perempatfinal berlangsung, ternyata soalnya masih sama dengan soal-soal seleksi. Hanya saja kesulitannya ditingkatkan. Meskipun sempat muncul keraguan dalam tim kami, ternyata kami berhasil mempertahankan ranking 1 dalam babak itu dan melenggang ke semifinal :) :) .

Briefing semifinal dan hasilnya sangat mengejutkan!! Semifinal adalah babak yang berisi tes praktikum!! Di sinilah kami mulai merasa gugup karena sejak dulu, kami selalu kalah dalam hal praktikum. :y :y Tentu saja karena di sini kami tidak mendapatkan banyak jam untuk praktik. Sebulan paling banter cuma 1 kali praktik.

Pos demi pos kami lalui. Dari 16 pos yang tersedia, kami cuma bisa menyelesaikan soal di 4 pos :( :( :( . Hasil yang minim itu membuat kami cukup pesimis bisa masuk final. Dan ternyata feeling kami terbukti..

Kami gagal.. :c :c :c

Dari daftar 5 finalis yang dicantumkan, gak ada nama SMAN 2 Madiun. Yach, inilah akhir tragis dari holder babak seleksi dan perempatfinal. Apalagi ini adalah Dream Team yang dari dulu saya impi-impikan. Dream Team yang sudah saya tunggu 6 tahun dan baru bisa terwujud sekarang. Dream Team yang begitu solid dan saya banggakan. Dan inilah akhir dari sebuah nama..

Smada's Elite Team..

2 komentar:

Seno mengatakan...

Tidak juara bukan berarti kalah. Sering para juara terlena dengan gelarnya. Bagi yang belum juara masih ada kesempatan pada ruang dan waktu yang berbeda.

Practice makes perfect. Orang yang sukses lebih banyak gagalnya dari pada orang yang gagal. Kita tahu Thomas Alfa Edison, memerlukan 1999 kali kegagalan sebelum akhirnya berhasil pada percobaan yang ke 2000. Jika ia menyerah pada kegagalan ke 1999, maka dunia masih gelap gulita. Silvester Stalone adalah orang yang tidak terlalu tampan awalnya, suaranya juga hampir seperti orang gagu. Ia menawarkan Scenarionya ke hampir 400 produser film, tak ada satupun yang mau menerima tawarannya. Akhirnya dengan perjuangannya, ada seorang produser yang mau menerima scenarionya, maka terlahirlah film yang sangat fenomenal, film Rocky I. Bahkan kesuksesan film ini melahirkan film2 karyanya yang juga fenomenal, Rambo.

Masih sangat banyak contoh2 yang lain.

Hayateaya mengatakan...

keren

Poskan Komentar

Template by : Kendhin x-template.blogspot.com